KABUT ASAP

Bookmark and Share
Isbedy Stiawan ZS

kutembus kabut asap di depan mataku
pada siang telanjang. sepasang bukit
menghadang di antara timbunan pohonan
dan ibu tersedu menjemput anak yang mati
setelah orang-orang tiba di sini
jam-jam jadi hitam
taman penuh kembang payung
dan pohonan makin tunduk
mengucap-ucap luka
yang kautabur di tanah ini

kabut asap di depan mataku
selalu jadi saksi
orang-orang menembus dunia
entah ke mana
entah sampai di mana?

08 Juni 2003




{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar